Etiket lokal di Bali
Bali beragama Hindu, sangat spiritual dan hangat. Sedikit rasa hormat terhadap adat istiadatnya sangat berarti — dan sebagian besar adalah akal sehat.
Om swastiastu — salam khas Bali yang mendoakan kesejahteraan Anda. Persembahan di trotoar, dupa di udara, dan upacara harian adalah bagian dari kehidupan pulau ini. Anda adalah tamu yang disambut dalam budaya yang hidup; bepergianlah seperti itu.
Di pura & situs suci
Kenakan sarung dan selendang — biasanya disediakan atau disewakan di gerbang — dengan menutupi lutut dan bahu. Jangan pernah memanjat altar atau berpose di struktur pura, dan jangan berdiri lebih tinggi dari pendeta yang sedang berdoa. Secara adat, wanita diminta untuk tidak memasuki pura saat menstruasi.
Persembahan harian (canang sari)
Nampan kecil dari daun palem berisi bunga dan dupa di ambang pintu, trotoar, dan altar adalah persembahan harian. Jangan menginjak atau memindahkannya — berjalanlah mengelilinginya. Persembahan yang baru diletakkan adalah berkah kecil, bukan sampah.
Berpakaian dengan hormat
Pakaian pantai hanya untuk pantai. Di desa, pura, pasar, dan kompleks keluarga, kenakan pakaian yang sopan. Lepaskan sepatu sebelum memasuki rumah seseorang, dan seringkali juga sebelum memasuki toko atau kamar homestay.
Perhatikan gerakan Anda
Kepala dianggap suci — jangan menepuk kepala, bahkan kepala anak-anak. Gunakan tangan kanan untuk memberi, menerima, dan makan (tangan kiri secara tradisional dianggap tidak bersih). Jangan menunjuk dengan jari atau kaki, dan jangan pernah mengarahkan kaki ke orang, altar, atau persembahan.
Berikan jalan untuk upacara
Upacara dan prosesi terus berlangsung, dan mereka memiliki hak jalan — menepilah, tunggu, dan jangan memotong barisan pemuja. Mintalah izin sebelum memotret orang yang sedang berupacara, dan kurangi penggunaan flash dan suara.
Kesopanan sehari-hari
Senyum dan sedikit bahasa sangat membantu — “terima kasih” dan salam khas Bali “om swastiastu” keduanya akan mendapat respons hangat. Tawar-menawar dengan baik di pasar (bukan di toko dengan harga tetap), tunjukkan kasih sayang secara sederhana di tempat umum, dan berikan tip untuk layanan yang baik.
Lakukan & jangan lakukan dengan cepat
Aktivitas
- Berpakaian sopan di luar pantai
- Memberi dan menerima dengan tangan kanan
- Menghindari sesajen di tanah
- Memberi jalan pada prosesi
- Meminta izin sebelum memotret orang
- Belajar beberapa kata bahasa Indonesia
Jangan
- Menyentuh kepala siapapun, termasuk anak-anak
- Menunjuk dengan jari atau kaki
- Memanjat atau berpose di pura
- Menginjak canang sari
- Marah di tempat umum
- Mendekati narkoba (lihat di bawah)
Perlu diketahui
Hukum narkoba Indonesia termasuk yang paling ketat di dunia, dengan hukuman yang berat — hindari sepenuhnya. Dua peringatan kecil: monyet pura di Uluwatu dan Ubud akan merebut kacamata, ponsel, dan camilan, jadi peganglah erat; dan pada Nyepi, Hari Keheningan, seluruh pulau tetap di dalam — rencanakan dengan baik.
Pertanyaan umum
Apa yang harus saya kenakan ke pura Bali?
Apa itu canang sari?
Apakah menunjuk di Bali dianggap tidak sopan?
Apakah orang berbicara bahasa Inggris di Bali?
Terus merencanakan
Sisa panduan, dan katalog di baliknya.